Recent Videos

Kartu Lebaran 2012

Minal Aidin Wal faizin, Mohon Maaf lahir Batin, Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1433H.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Selasa, 18 Januari 2011

Jumlah Kalori Berbagai Jenis Sayuran

Jumlah kalori yang dibutuhkan wanita dengan indeks berat badan (BMI) normal sekitar 2.100 kalori.

Cara menghitung BMI (Body Mass Index) = berat badan (kg) / tinggi badan2 (m2)

BMI Weight Status
Di bawah 18.5 Underweight
18.5-24.9 Normal
25.0-29.9 Overweight
30. ke atas Obese
Sumber: National Health Institut

v

Bahan Makanan Ukuran Kalori
Asparagus 50 gr/2 buah 9.56
Bayam 35 gr 4.78
Brokoli 100 gr 23.90
Kembang kol 100 gr 19.12
Kol Merah 40 gr 9.56
Lobak China tanpa kulit 240 gr 51.39
Mentimun Segar tanpa kulit 45 gr 3.59
Pak Choy 40 gr 4.78
Santan Kelapa 250 mL 503.11
Sanatan Kelapa yang dikeringkan 1 sdm 62.14
Selada Air 35 gr 2.39
Seledri 40 gr/1 batang 4.78
Tauge 100 gr 121.89
Terong 100 gr 17.93
Terong goreng 100 gr 239.01
Tomat 130 gr 17.93
Tomat jus 250 mL 46.61
Tomat pasta 1 sdm 11.95
Tomat puree 250 gr 71.70
Wortel tanpa kulit 70 gr 19.12
Kacang Hijau 100 gr 20.32
Kacang Kapri 170 gr 97.99
Kacang Kedelai kering (masak) 100 gr 129.06
Kacang Merah kaleng (masak) 100 gr 86.04
Kacang polong (masak) 165 gr/1 cangkir 80.07
Kacang Tanah 78 gr 430.21
Kacang Tanah (panggang) 78 gr 487.57
sumber: lingkarpinggang.com

Jumlah Kalori Beberapa Sumber Karbohidrat

Jumlah kalori yang dibutuhkan wanita dengan indeks berat badan (BMI) normal sekitar 2.100 kalori.

Cara menghitung BMI (Body Mass Index) = berat badan (kg) / tinggi badan2 (m2)

BMI Weight Status
Di bawah 18.5 Underweight
18.5-24.9 Normal
25.0-29.9 Overweight
30. ke atas Obese
Sumber: National Health Institut

Bahan Makanan Ukuran Kalori
Nasi Putih 190 gr/1 cangkir 237.81
Nasi merah 180 gr/1 cangkir 271.27
Nasi ketan 174 gr/1 cangkir 168.50
Makaroni rebus 130 gr/1 cangkir 82.46
Mie Instant rebus 100 gr 368.07
Mie telur Rebus 100 gr/1 cangkir Kalori
Kentang Rebus(tanpa kulit) 150 gr 96.80
Kentang Rebus 150 gr 97.99
Oatmeal 40 gr 155.35
Artikel lain:

Jumlah Kalori Beberapa Sumber Protein

Jumlah kalori yang dibutuhkan wanita dengan indeks berat badan (BMI) normal sekitar 2.100 kalori.

Cara menghitung BMI (Body Mass Index) = berat badan (kg) / tinggi badan2 (m2)

BMI Weight Status
Di bawah 18.5 Underweight
18.5-24.9 Normal
25.0-29.9 Overweight
30. ke atas Obese
Sumber: National Health Institut

v

Bahan Makanan Ukuran Kalori
Bebek panggang 100 gr 182.84
Bebek panggang (kulit) 100 gr 308.32
Dada ayam panggang 100 gr 157.74
Dada ayam panggang (kulit) 100 gr 218.69
Paha ayam goreng (kulit) 145 gr 314.29
Paha ayam panggang (kulit) 2 buah 229.45
Paha ayam panggang 2 buah 179.25
Ikan Kakap 100 gr 93.21
Ikan Kerapu 100 gr 86.04
Ikan Salmon 100 gr 181.64
Ikan Salmon Asap 100 gr 66.92
Ikan Sarden 100 gr 66.92
Ikan Sarden Kaleng (tanpa minyak) 100 gr 227.06
Ikan Sarden Kaleng Saus Tomat 100 gr 191.20
Ikan Tongkol 100 gr 222.28
Ikan Tuna Kaleng (tanpa minyak) 250 gr 451.72
Telur Ayam (rebus) 53 gr/1 butir 80.07
Kuning Telur 17 gr/1 butir 53.78
Putih Telur 31 gr/1 butir 14.34
Telur Ceplok 60 gr/ 1butir 97.99
Telur Dadar 120 gr/2 butir 215.11
Telur Orak Arik 120 gr/2 butir 195.98
Telur Bebek (rebus) 65 gr/1 butir 114.72
Telur Puyuh 10 gr/1 butir 15.54
Sosis Ayam 50 gr/2 buah 89.63
Corned Beef Kaleng 100 gr 194.40
Cumi 100 gr 69.31
Cumi goreng 125 gr 346.56
Kepiting 90 gr 54.97
Kerang 100 gr 81.26
Kerang Hijau 100 gr 87.24
Tiram 60 gr/10 buah 72.90
Udang (goreng) 75 gr/3 ekor 218.69
Lobster (rebus) 165 gr 160.13
Keju Mozarella 30 gr 90382
Keju Parmesan 30 gr 132.65
Tahu Goreng 100 gr 271.27
Tahu Sutra 100 gr 54.97
Rib Eye Steak 130 gr 332.22
sumber: lingkarpinggang.com

Daftar Aktivitas dan Jumlah Kalori Yang Dibakar

Anda ingin memiliki berat badan ideal?Disamping mengatur pola makan, juga perlu aktivitas yang membakar kalori sesuai asupan makanan.

Berikut daftar aktivitas dan jumlah kalori yang dibakarnya :
1. Berlari : 750 kkal / jam
2. Bersepeda : 681 kkal / jam
3. Main Golf : 306 kkal / jam
4. Melukis. : 306 kkal / jam
5. Mengumpulkan sampah dengan garpu penggaruk/sapu lidi : 275 kkal / jam
6. Aerobik dalam air : 272 kkal / jam
7. Belanja bulanan : 238 kkal / jam
8. Olah raga angkat besi : 204 kkal / jam.
9. Slow Dancing : 275 kkal / jam
10. Main dengan anak : 191 kkal / jam
11. Memasak : 170 kkal / jam
12. Menelpon. : 68 kkal / jam
13. Menonton TV : 61 kkal / jam

Info Sehat lainnya : Cara Mudah Cegah Penyakit Kanker....silahkan klik link dibawah ini....

Salam sehat !! (Mbah Darmo)

Sumber : Majalah Femina, No. 14/XXXVII, 4 - 10 April 2009

Lebih lanjut tentang: Info Sehat : Daftar Aktivitas dan Jumlah Kalori Yang Dibakar

Menghitung Kalori


Kalo mau beneran dihitung , tiap makan bawa kalkulator dong ya.... Ini sih sekedar supaya tau aja lah ...supaya ngga kebablasan.

Bukan ingin mempersulit hidup .Tapi tak ada salahnya anda mulai concern dengan konsumsi kalori sehari-hari.Beberapa di antaranya pasti favorit anda.



KATEGORI BUAH DAN SAYUR

Apel

Berat : 75 Gr , Kalori : 40 , Protein : 0 , Karbohidrat : 10 , Lemak : 0

Durian

Berat : 50 Gr , Kalori : 40 , Protein : 0, Karbohidrat : 10 , Lemak : 0

Jeruk

Berat : 6 Gr , Kalori : 6 , Protein : 0 , Karbohidrat : 1 , Lemak : 0

Jus Apel

Kalori : 58 , Protein : 0,1 , Karbohidrat : 2,6 , Lemak : 0

Jus Mangga

Kalori : 73 , Protein : 0,3 , Karbohidrat : 18,9 , Lemak : 0,1

Bayam

Berat : 100 Gr , Kalori : 22 , Protein : 2,86 , Karbohidrat ; 3,5 , Lemak : 0

Coctail Kaleng

Berat : 100 Gr , Kalori : 32 , Protein : 0,42 , Karbohidrat : 8,51 , Lemak : 0,05



KATEGORI PROTEIN HEWANI

Bakso Daging

Berat : 100 Gr , Kalori : 95 , Protein : 10 , Karbohidrat : 0 , Lemak : 6

Bakso Ikan

Berat : 100 Gr , Kalori : 21 , Protein : 3,1 , Karbohidrat : 1,4 , Lemak : 0

Dada Ayam

Berat : 100 Gr , Kalori : 119 , Protein : 19,65 , Karbohidrat : 0 , Lemak : 3,91

Daging Ayam

Berat : 50 Gr , Kalori : 95 , Protein : 10 , Karbohidrat : 0 , Lemak : 6

Daging Giling

Berat : 100 Gr , Kalori : 332 , Protein : 14 , Karbohidrat : 0 , Lemak : 30

Daging Kambing

Berat : 100 Gr , Kalori : 109 , Protein : 21, Karbohidrat : 0 , Lemak : 2

Daging Sapi

Berat : 50 Gr , Kalori : 95 , Protein : 10 , Karbohidrat : 0 , Lemak : 6

Sosis Sapi

Berat : 100 Gr, Kalori : 332 , Protein : 18 , Karbohidrat : 0 , Lemak : 28

KATEGORI LAIN-LAIN

Es krim Vanila

Berat : 100 Gr, Kalori : 145 , Protein : 2,5 , Karbohidrat : 17 , Lemak : 7,9

Mie Basah

Berat : 200 Gr , Kalori : 175 , Protein : 4 , Karbohidrat : 40 , Lemak : 0

Nasi

Berat : 100 Gr , Kalori : 175 , Protein : 4 , Karbohidrat : 40 , Lemak : 5

Permen

Berat : 10 Gr , Kalori : 30 , Protein : 0 , Karbohidrat : 7,5 , Lemak : 0

Roti Gandum

Berat : 32 Gr , Kalori : 83 , Protein : 3 , Karbohidrat : 15 , Lemak : 1

Roti Putih

Berat : 80 Gr , Kalori : 175 , Protein : 4 , Karbohidrat : 40 , Lemak : 0

Kentang Goreng

Berat : 100 Gr , Kalori : 218 , Protein : 3,44 , Karbohidrat : 34,04 ,Lemak : 8,2

Biskuit

Berat : 50 Gr , Kalori : 175 , Protein : 4 , Karbohidrat : 40, Lemak : 0

Coklat Bubuk

Berat : 100 Gr , Kalori : 349 , Protein : 3,3 , Karbohidrat : 90,3 , Lemak : 3,1



Sumber : Majalah Chic – Ika Nurul Syifaa

Penuntun Diet Praktis

Oleh: dr. Eva Suarthana, MSc – Utrech

Kalau kita mendengar kata ‘diet’ otomatis yang muncul dalam dalam benak kita adalah program penurunan berat badan atau melangsingkan tubuh. ‘Dieting’ adalah istilah yang lebih tepat untuk segala upaya kita dalam mengatur pola makan untuk menurunkan berat badan, sedangkan ‘diet’ adalah jumlah makanan yang dikonsumsi oleh makhluk hidup. Jika terdapat ketidakseimbangan antara jumlah energi yang dikonsumsi dengan yang dikeluarkan oleh tubuh untuk beraktivitas bisa berakibat kelaparan (bila kekurangan) atau penimbunan lemak tubuh (bila berlebihan).

Kekurangan konsumsi energi dapat berdampak buruk terhadap kesehatan, contoh ekstrimnya adalah kasus busung lapar atau penyakit-penyakit yang disebabkan kurangnya konsumsi vitamin. Sebaliknya, tidak sedikit penyakit yang timbul akibat berlebihnya konsumsi energi dari makanan. Sebut saja segala macam penyakit jantung dan pembuluh darah, mulai hipertensi sampai stroke, juga diabetes atau kolesterol tinggi, semua berhubungan dengan pola makan yang tidak tepat.

Oleh karena itu kita perlu tahu seberapa besar kebutuhan kalori kita dan bagaimana mengatur pola makan dan makanan yang baik agar kita terhindar dari penyakit.
Menghitung Kebutuhan Kalori

Sekarang siapkan selembar kertas dan alat tulis, kita akan berlatih menghitung kebutuhan kalori total per orang per hari (24 jam).

1. Langkah pertama, kita harus menghitung berat badan ideal (BBI) untuk tinggi badan kita. Beradasarkan rumus Brocca, BBI seseorang dihitung sebagai berikut:
BBI = (Tinggi badan – 100) – (10% (Tinggi badan – 100)). Untuk orang yang tinggi badannya kurang dari 150 cm, BBI = (Tinggi badan – 100). Seseorang masih disebut memiliki BBI jika BB-nya masih dalam cakupan 80% s.d. 120% BBI. Orang yang berat badannya <> 120% BBI disebut gemuk.

Sebagai contoh, sebut saja Ibu A, memiliki tinggi badan 160cm, dengan berat badan 60 kg. BBI ibu A adalah = (160-100)-(10%x(160-100)) = 60-(10%x60) = 60-6 = 54 kg. Ibu A ini masih dikatakan memiliki berat badan yang ideal karena berat-badannya dalam cakupan 80% s.d. 120% x 54 kg, yaitu antara 43-65 kg.

Contoh kedua, Ibu B, memiliki tinggi badan 160cm, dengan berat badan 70 kg. Ibu B ini termasuk kelompok gemuk. Contoh ketiga Ibu C memiliki tinggi badan 160cm, dengan berat badan 40 kg. Ibu C tergolong kurus.

2. Langkah kedua kita menghitung kebutuhan kalori basal (Basal Rate Metabolism, BRM). = BBI x 25 kkal untuk wanita, dan BBI x 30 kkal untuk laki-laki.

3. Untuk menghitung kebutuhan kalori total dalam 24 jam ada 4 hal yang perlu diperhatikan:
a. Usia. Makin bertambah usia kemampuan metabolisme tubuh makin lamban sehingga kelebihan energi lebih mudah ditumpuk sebagai lemak tubuh. Oleh karena itu orang yang berusia lebih dari 40 tahun kebutuhan kalorinya harus dikurangi 10% dari jumlah kalori basal.

b. Berat badan. Jika berat badan kita termasuk dalam kategori ideal, kita tidak perlu menambah atau mengurangi jumlah kalori basal yang sudah dihitung. Tetapi, jika kita tergolong orang yang kurus, kita harus menambahkan 10-20% dari kalori basal. Sebaliknya, jika kita tergolong orang gemuk kita harus mengurangi 10-20% dari jumlah kalori basal.

c. Berat-ringan aktivitas. Orang dengan aktivitas ringan harus mengurangi 10-20% jumlah kalori basal, sebaliknya orang dengan aktivitas berat harus menambahkan 10-20% jumlah kalori basal. Patokan orang yang tergolong pekerja berat secara mudahnya adalah kuli bangunan atau pekerja kasar. Orang yang bekerja di kantor, yang sebagian besar waktunya dihabiskan untuk duduk, termasuk pekerja ringan. Sedangkan pekerjaan rumah tangga termasuk ke dalam pekerjaan sedang.

d. Ada tidaknya penyakit infeksi berat. Para pasien penyakit infeksi berat memerlukan lebih banyak energi untuk melawan kuman dalam tubuhnya. Sebagai contoh yang mudah adalah pasien tuberkulosis paru, mereka harus mendapatkan 10-20% lebih banyak dari jumlah kalori basal.
Jadi untuk ibu A yang berusia 50 tahun, memiliki berat ideal, sehat, dan berprofesi sebagai ibu rumah tangga, maka kebutuhan kalorinya adalah sebagai berikut:
Kebutuhan kalori basal = 54×25 kkal = 1350 kkal. Usia > 40 tahun, maka jumlah kalori basal -10% = 1350-(10%x1350) = 1350-135 = 1215 atau digenapkan menjadi 1200 kkal. Karena berat badan ideal, aktivitas kategori sedang, dan sehat tidak perlu ada koreksi jumlah kalori lebih lanjut.

Sedangkan untuk ibu B yang berusia 55 tahun, gemuk, sehat, dan sudah tidak bekerja, maka kebutuhan kalorinya adalah sebagai berikut:

Kebutuhan kalori basal = 54×25 kkal = 1350 kkal. Karena usia > 40 tahun, gemuk dan aktivitas ringan maka kebutuhan kalori -30% dari jumlah kalori basal. Tidak ada koreksi dari segi kesehatan. Maka jumlah kalori total = kalori basal –30% = 1350 – (30% x 1350) = 1350 – 405 = 945 digenapkan menjadi 900 kkal.

Sedangkan untuk ibu C yang berusia 35 tahun, kurus, sehat, dan berprofesi sebagai sekretaris, maka kebutuhan kalorinya adalah sebagai berikut:
Kebutuhan kalori basal = 54×25 kkal = 1350 kkal. Karena kurus kebutuhan kalori + 10%, tetapi aktivitas ringan maka kebutuhan kalori -10%. Tidak ada koreksi dari segi usia dan kesehatan. Maka jumlah kalori total = kalori basal + 10% -10% = kalori basal, yaitu 1350 kkal.

Mengatur Menu Berdasarkan Kebutuhan Kalori
Setelah kita tahu kebutuhan kalori kita, kita harus mulai berpikir bagaimana cara ‘memenuhi’ kebutuhan kalori itu dalam menu kita sehari-hari. Misalnya ibu A dengan total kebutuhan 1200 kkal, maka ibu ini bisa makan pagi, siang dan sore masing-masing dengan porsi kalori sebesar 400 kkal. Untuk orang yang suka mengkonsumsi snack, maka jumlah kalori untuk makan ‘besar’-nya harus dikurangi sehingga total konsumsi tetap 1200 kkal.
Berikut contoh menu 1200 kkal sehari

Menu pagi
Sandwich Telur + Teh Manis
-Roti tawar 2 lembar = 150(kkal)
-Telur rebus 1 butir = 90 (kkal)
- Mentega 1 sdm = 45(kkal)
- Teh manis 1 gelas, gula 1 sdm = 50 (kkal)

Selingan
Tahu goreng isi 1 buah 50(kkal)

Menu siang
Nasi empal goreng, sayur lodeh
- Nasi 1 centong (1 piring datar)= 200 (kkal)
- Daging 1 potong ukuran tipis- sedang = 90 (kkal)
- Minyak goreng 1 sdm = 45 (kkal)
- Lodeh dg santan 1 gelas belimbing (gelas minum)= 90 (kkal)

Selingan
Jeruk manis 2 buah = 60 (kkal)

Menu malam
Nasi, ayam goreng, sayur bening
- Nasi 1 centong (1 piring datar) = 200 (kkal)
- Ayam 1 potong = 90 (kkal)
- Minyak goreng 1 sdm = 45 (kkal)
- Sayur bening sesukanya = 25 (kkal)

Total kalori
1230

Tips
Usahakan porsi kalori terbesar dikonsumsi pagi dan siang hari. Untuk makan malam yang ringan-ringan saja karena malam cenderung sedikit aktivitas sehingga energi makanan yang berlebih akan diubah menjadi lemak tubuh.

Santan, minyak goreng, mentega memiliki kandungan kalori yang besar karena banyak mengandung lemak (rata-rata 30-50 kkal/ 1 sendok makan). Jadi sebisa mungkin menghindari makanan yang digoreng. Di Belanda konsumsi keju dan mayonaise juga harus diperhatikan karena kandungan kalorinya sangat besar. Kandungan kalori bisa dilihat di kemasan bahan makanan.

Nasi atau bahan yang mengandung karbohidrat, seperti roti, singkong rebus, ubi rebus juga memiliki kalori yang besar.
Sediakan banyak buah-buahan untuk pengganti snack karena buah banyak mengandung serat dan vitamin tapi sedikit kandungan kalorinya.

Penutup
Panduan diet ini sifatnya fleksibel, bergantung pada pandai-pandainya kita mengolah dan mem-variasikan menu. Seperti yang disunnahkan dalam Islam bahwa kita tidak boleh berlebihan dalam makan, tetapi kita juga harus berupaya memenuhi hak tubuh secara tepat agar tetap sehat.

Bagaimana Menghitung Kebutuhan Kalori?


Kita sering kelebihan kalori dari karbohidrat dan lemak, namun kurang protein, buah, dan sayur. Ada cara sederhana untuk mengetahui dan mengatasinya. Kita bisa mengetahuinya dengan mencatat apa yang kita makan dan minum dalam food diary.

Caranya:
Pertama, cobalah mencatat apa saja yang kita makan dalam sehari, di sebuah buku. Sekurangnya selama 3 hari normal. Jangan memasukkan hari ketika kita diundang makan di beberapa pesta pernikahan. Buatlah kolom ‘karbohidrat’, ‘protein’, ‘lemak’, ‘buah-sayur’ beserta kolom ‘jumlah’ di samping tiap-tiap kolom ini. Jujurlah dan tulis semua yang masuk mulut, dari bangun tidur sampai kita hendak tidur. Termasuk kue yang dimakan bareng teman, atau sisa mi instant yang kita habiskan dari piring si kecil.

Sebagai contoh, tuliskan nasi, roti, mi, pasta, kentang, kecap manis, kerupuk, pisang goreng, ke dalam kolom ‘karbohidrat’. Tulis juga jumlah yang kita makan, apakah sepiring (10 sendok makan), 2 buah, 100 gram. Masukkan tempe, tahu, daging, empal, ayam, telur, kacang-kacangan, keju, susu, dalam kolom ‘protein’. Sedangkan minyak goreng, margarin, mentega, masukkan dalam kolom ‘lemak’. Karena untuk mengolah karbohidrat umumnya kita menggunakan minyak (nasi goreng, kerupuk, telur dadar, pisang goreng), masukkan juga jumlah minyak yang dipakai untuk membuat makanan-makanan ini ke dalam kolom lemak, apakah 1 sendok makan, 10 gram.

Kedua, buat evaluasi apa yang kita makan selama 24 jam itu. Biasanya, kolom paling penuh adalah karbohidrat, diikuti lemak, karena banyak dari kita makan makanan yang digoreng. Kolom yang lebih kosong adalah protein dan buah-sayur.

Ketiga, hitung kalori dari karbohidrat, protein, dan lemak. Kalori dari buah dan sayur bisa diabaikan, kecuali jika kita makan alpukat atau durian, yang tinggi kalori. Hitung jumlah gram karbohidrat, protein, dan lemak, kalikan dengan faktor kalori masing-masing (karbohidrat dan protein 4 kalori/gram, lemak 9 kalori/gram, alkohol 7 kalori/gram). Memang tidak akan tepat sekali, namun ini memberi gambaran kasar berapa jumlah kalori aktual yang masuk, dan selisihnya dengan kalori yang dibutuhkan tubuh.

Penulisan food diary yang cukup njlimet inilah yang membuat orang malas melakukannya. Padahal dengan cara ini kita bisa tahu apakah pola makan kita seimbang atau tidak. Dan ini menjawab sebagian besar masalah berat badan kita. Misal, kita mungkin kelebihan kalori tapi masih sering sakit tiap bulan, karena kelebihan kalori itu diperoleh dari karbohidrat dan lemak, bahan baku yang ‘kurang baik’. Bukan dari protein dan buah-sayur, yang merupakan sumber daya tahan tubuh.

Kalau mau lebih sederhana, kita bisa mengurangi pemasukan kalori dengan mencoret (tidak mengonsumsi) makanan tertentu dari kolom karbohidrat dan lemak, serta menambahkan (mengonsumsi) makanan sumber protein dan buah serta sayur.

Cara Mengurangi Kalori
Sekitar 45-60% pemasukan kalori sebaiknya diperoleh dari karbohidrat, 15-20% dari protein, dan 25-35% dari lemak, khususnya lemak tak jenuh tunggal. Makin banyak kalori dimasukkan ke tubuh dibanding yang diperlukan, kalori itu akan disimpan dalam bentuk lemak.

Untuk mengurangi kalori, kurangi jumlah makanan tinggi kalori atau menggantinya dengan versi rendah kalori. Jika kita makan 500 kalori lebih rendah tiap hari, dalam seminggu berat kita turun sekitar 450 gram. Jika 1.000 kalori lebih rendah setiap hari, dalam seminggu berat kita turun 900 gram.

Disarankan, kita mengombinasikannya dengan olahraga, 30-45 menit 3 kali seminggu. Sebagai contoh, ini adalah kalori yang dikeluarkan seorang pria dengan berat 68 kilogram saat ia berolahraga selama 45 menit.

Berenang, kecepatan 25 yard per menit : 275 kalori
Berjalan, 3 mil per jam : 320 kalori
Jogging, 5,5 mil per jam : 740 kalori
Bersepeda, 6 mil per jam : 240 kalori
Bersepeda, 12 mil per jam : 410 kalori
Tenis, single: 400 kalori

Tapi setelah berolahraga, jangan minum jus alpukat atau makan kerupuk putih. Segelas jus alpukat atau sepotong kerupuk putih masing-masing mengandung sekitar 300 kalori!

Manfaat Mengurangi Kalori

Tubuh akan membakar cadangan lemak yang ada, sehingga berat badan turun. Pengurangan 30% kalori akan meningkatkan HDL (kolesterol baik) yang bisa menurunkan risiko serangan jantung, menurunkan kadar lemak darah, serta menurunkan tekanan darah
Orang yang punya lemak berlebih di daerah perut (untuk pria, lingkar pinggangnya lebih dari 40 inchi dan wanita lebih dari 35 inchi) lebih berisiko mengalami masalah kesehatan
Pengurangan kalori juga menaikkan respons kekebalan tubuh, perbaikan DNA, perbaikan perilaku, dan memperlambat penurunan kemampuan belajar akibat penuaan.
Awas, Cemilan!
Ini sering jadi sumber kalori yang tinggi, namun kita kadang ‘lupa’. Sebagai contoh, sekaleng Pringles Original yang beratnya sekitar 170 gram. Di labelnya disebutkan, 1 porsi (28 gram atau 14 keping keripik) mengandung 160 kalori. Padahal sekaleng Pringles itu ditujukan untuk 6 porsi. Jadi, makannya mesti diirit-irit. Kalau makan sekaleng sekaligus, kita memasukkan 160 kalori x 6 = 960 kalori! Sudah separuh kebutuhan kalori harian sendiri.

Jadi, jangan lupa baca labelnya. Cuma, kalau sudah makan, biasanya kita pantang berhenti….

Sumber: CBN Portal

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More